Hunian Hijau di Sentul Jadi Incaran, Penjualan Capai Ratusan Unit

Bogor – Kawasan Sentul, kembali menjadi sorotan dalam industri properti. Didukung konsep hunian hijau dan aksesibilitas yang kian mudah, kawasan ini mencatat lonjakan permintaan rumah tapak. Salah satu pengembang, PT Artha Alam Prima Lestari (AAPL), mengungkapkan penjualan rumah di proyek D’Amandita Sentul telah menembus 300 unit sejak diluncurkan akhir tahun lalu.

“Tren hunian saat ini tidak lagi hanya soal lokasi, tapi juga tentang kualitas hidup. Konsumen mencari lingkungan yang asri, udara segar, dan suasana tenang,” ujar Direktur Utama PT AAPL, Rizky Widjaja, kepada wartawan, Senin (29/4).

D’Amandita dikembangkan dengan hanya memanfaatkan 45 persen dari total lahan untuk bangunan, sementara sisanya disiapkan sebagai ruang terbuka hijau. Konsep ini, kata Rizky, disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat pascapandemi yang mengutamakan kesehatan dan kenyamanan.

Kawasan Sentul dinilai strategis karena didukung infrastruktur yang terus berkembang, seperti akses Tol Jagorawi dan rencana integrasi LRT Jabodebek. Selain itu, keberadaan pusat perbelanjaan besar seperti AEON Mall dan IKEA menambah daya tarik kawasan ini.

“Kalau dulu orang mencari rumah dekat perkantoran, sekarang justru sebaliknya. Mereka rela tinggal sedikit lebih jauh asal mendapatkan udara bersih dan lingkungan sehat,” tambah Rizky.

Data dari situs properti menunjukkan kenaikan harga rumah di Sentul sebesar 8 persen per tahun. Pengamat properti dari Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda, menyebut tren ini sebagai sinyal kuat bahwa kawasan penyangga ibu kota seperti Sentul akan terus tumbuh.

“Ini bukan tren sesaat. Minat terhadap hunian hijau akan semakin besar, apalagi dengan keterbatasan ruang terbuka di pusat kota,” ujar Ali.

D'Amandita sendiri menyasar segmen keluarga muda dan profesional yang mencari keseimbangan antara kehidupan kerja dan kenyamanan tinggal. Dengan kisaran harga yang masih kompetitif dibandingkan Jakarta atau BSD, kawasan ini dinilai masih menyimpan potensi investasi yang menjanjikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kampung Janda di Bogor: Fenomena Unik yang Bikin Penasaran Banyak Orang

Museum dan Monumen PETA Bogor: Jejak Perjuangan dalam Dinding Bersejarah

Laoban by Uncle Osh, Destinasi Kuliner Halal Bergaya Tionghoa di Bogor