Postingan

Cerita Tokoh Tionghoa Bogor pada Momen Imlek 2025: Pererat Silaturahmi, Lontong Cap Go Meh Jadi Menu Spesial

Gambar
Momen   Imlek 2025  dirayakan masyarakat etnis Tionghoa, salah satunya dengan berkumpul bersama keluarga, termasuk di Kota Bogor.  Awal tahun baru Imlek 2576 Kongzili menandai dimulainya tahun Ular Kayu dan bertepatan pada Rabu, 29 Januari 2025. sumber: radarbogor Masyarakat etnis Tionghoa di Kota Bogor merayakan momen awal tahun baru Imlek 2576 Kongzili dengan berkumpul bersama keluarga.  Harlan Bengardi, salah satu tokoh etnis Tionghoa di Bogor mengungkapkan tradisi Imlek menjadi momen ia dan keluarganya untuk terus menjalin silaturahmi.      "Bagi kami mempertahankan tradisi Imlek untuk terus menjalin silaturahmi karena momentum  open house  di rumah Ibu ini hadir hampir seluruh keluarga," ujar Harlan Bengardi kepada Radar Bogor, Kamis (30/1/2025). Harlan memaknainya sebagai ungkapan rasa syukur karena bisa terus menjalin hubungan yang harmonis bersama keluarga besarnya. Selain itu menjadi pengi...

3 Lokasi Pertunjukan Barongsai di Bogor Sambut Imlek 2025 Gratis, Yuk Ajak Keluarga!

Gambar
  Simak sejumlah lokasi pertunjukan barongsai di Bogor yang hadir di akhir pekan ini menyambut perayaan Imlek 2025. Pertunjukan Barongsai menjadi salah satu kegiatan yang seringkali diadakan saat perayaan Imlek. Imlek merupakan salah satu perayaan tahun baru dari masyarakat etnis Tionghoa yang dilaksanakan setiap tahun. sumber: disway.id Diketahui, Imlek akan kembali dilaksanakan pada Hari Rabu, 29 Januari 2025. Setiap perayaan Imlek ini tentu ada banyak tradisi-tradisi yang kerap dilakukan oleh masyarakat Tionghoa, salah satunya adalah pertunjukan Barongsai. Barongsai menjadi salah tradisi pertunjukan yang sangat ditunggu dan dinanti di tiap momen perayaan Imlek setiap tahunnya. Tak hanya dinikmati oleh mereka yang merayakannya, pertunjukan Barongsai sendiri acap kali dinikmati secara terbuka oleh masyarakat umum. 1. Cibinong City Mall Di CCM atau Cibinong City Mall akan gelar banyak kegiatan menarik dengan tajuk 'Lunar New Year Festivity. Acara tersebut telah digelar sejak 13 Jan...

Ngopi dan Jajan di Suryakencana: Menyusuri Pesona Kuliner Khas Bogor di Tengah Hujan

Gambar
  Suryakencana, kawasan legendaris yang dikenal sebagai “Chinatown-nya” Bogor, tetap memikat meskipun diguyur hujan deras. Deretan jajanan legendaris hingga warung kopi klasik membuat setiap sudut jalan ini penuh dengan cita rasa dan cerita. Dengan aroma kopi hangat dan kelezatan jajanan kaki lima, hujan justru menambah romantika perjalanan menyusuri kuliner khas kota hujan. Menjelajah Kuliner Khas di Suryakencana Berikut beberapa tempat makan ikonik yang wajib Anda kunjungi saat menyusuri Suryakencana: Lumpia Basah Gang Aut Legendaris sejak puluhan tahun lalu, lumpia basah di gang kecil ini selalu jadi incaran. Gurih, manis, dan selalu disajikan hangat—pas untuk disantap saat hujan turun. Asinan Gedung Dalam Perpaduan segar antara buah dan kuah kacang yang khas. Rasa asam dan pedasnya membangkitkan selera di cuaca dingin. Ngopi di Kopi Sabuga by Uncle Jo Tempat ngopi kekinian yang memadukan suasana vintage dengan racikan kopi berkualitas. Duduk di sudut kedai sambil menikm...

Sambut Tahun Baru dengan Gempita! The Changcuters Bikin Malam Istimewa di The Alana Hotel Sentul City

Gambar
sumber: sentulcity Kawasan Sentul  kembali menghadirkan rangkaian acara spektakuler dalam menyambut malam pergantian tahun baru. Salah satu yang paling me kembali menghadirkan rangkaian acara spektakuler dalam menyambut malam pergantian tahun baru. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah acara bertajuk ”Alana’s Route”   yang digelar   di The Alana Hotel Sentul City   pada 31 Desember 2024. ncuri perhatian adalah acara bertajuk ”Alana’s Route”   yang digelar   di The Alana Hotel Sentul City   pada 31 Desember 2024. Acara ini menyajikan hiburan yang memukau, mulai dari pertunjukan musik hingga tarian LED yang memanjakan mata di atas panggung megah yang terletak di area kolam renang hotel. Namun, yang paling ditunggu-tunggu tentu saja penampilan spesial dari band legendaris The Changcuters. Membawakan lagu-lagu andalan mereka, The Changcuters sukses membakar semangat ratusan penonton yang memadati lokasi acara. Suasana semakin meriah dengan intera...

Pemutaran Film Gratis di Taman Sempur: Sajian Hiburan Ringan untuk Warga

Gambar
sumber foto: wallpapers.com Bogor – Suasana sore di Taman Sempur tampak lebih hidup pada akhir pekan ini. Puluhan warga berkumpul di area terbuka sambil menikmati suasana santai dan menonton film bersama. Program pemutaran film gratis ini menjadi alternatif hiburan yang digelar rutin, terutama untuk memberikan ruang ekspresi bagi warga kota hujan. Program ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bogor, bekerja sama dengan komunitas film lokal. Tujuannya sederhana namun berarti: menghadirkan tontonan berkualitas dan merawat kebersamaan di tengah masyarakat. Setiap akhir pekan, layar putih lebar terpasang di tengah lapangan hijau, diiringi lampu-lampu temaram yang menambah suasana hangat. “Program ini sudah berjalan sekitar enam bulan dan selalu ramai peminat,” ujar Dinda, salah satu panitia dari Komunitas Layar Terbuka Bogor. “Kami ingin memberikan pengalaman menonton yang berbeda, memanfaatkan ruang publik yang ada,” tambahnya. Film yang diputar pun ...

Jejak Dua Tokoh Tionghoa Berpengaruh di Bogor: Kwee Tek Hoay dan Phoa Keng Hek

Gambar
Dua nama yang tercatat meninggalkan jejak penting di Bogor adalah Kwee Tek Hoay dan Phoa Keng Hek. Keduanya tidak hanya terkenal di kalangan warga Tionghoa, tetapi juga memiliki peran besar dalam pembangunan sosial dan budaya di kota ini. sumber: tionghoa.info Kwee Tek Hoay lahir di Bogor pada 31 Juli 1886 dari keluarga pedagang peranakan Tionghoa. Meski tidak menempuh pendidikan formal tinggi, ia tumbuh menjadi seorang penulis dan pemikir yang kritis. Karyanya dikenal luas, terutama melalui roman-roman dan esai yang memotret kehidupan masyarakat Tionghoa dan bumiputra pada masa kolonial. Beberapa karyanya, seperti Boenga Roos dari Tjikembang (1927) dan Drama di Boven Digoel (1928), menjadi jembatan antara dua komunitas yang kerap terpisah jarak sosial dan budaya. Selain sebagai penulis, Kwee Tek Hoay juga aktif sebagai penerbit dan editor majalah seperti Panorama dan Moestika Romans . Majalah-majalah ini menjadi wadah penting untuk gagasan-gagasan progresif, membahas isu multikul...

Bogor Punya Lebih dari 50 Curug! Surga Tersembunyi di Kota Hujan

Gambar
sumber: goers Bogor – Bagi para pencinta alam dan petualangan, kabar bahwa Bogor memiliki lebih dari 50 curug tentu saja jadi daya tarik istimewa. Bukan cuma satu atau dua air terjun, tetapi ratusan aliran sungai yang bermuara di kawasan pegunungan Bogor menciptakan keajaiban alam yang memanjakan mata. Menurut catatan beberapa pegiat alam, jumlah curug di Bogor bisa mencapai 70-an titik, mulai dari yang sudah terkenal hingga yang tersembunyi di balik rimbun pepohonan. Sebagian besar curug ini berada di kaki Gunung Salak dan Gunung Gede Pangrango, dua gunung yang membingkai lanskap Bogor. Ketinggian dan curah hujan yang melimpah menciptakan debit air yang tak pernah habis, menjadikan curug-curug ini tetap mengalir deras bahkan di musim kemarau. Curug Cigamea, misalnya, menjadi salah satu curug yang populer di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Dengan ketinggian sekitar 50 meter, airnya jatuh membentuk tirai putih yang cantik. Suasana di sekitarnya begitu segar, dikelilingi ...